Jumat, 12 Oktober 2012

NASH 904 vacuum pump overhaul




Ketika terjadi perubahan fasa di condenser,tidak semua kandungan steam dari sumur geothermal berubah menjadi kondensat.ada kandungan NCG (non condensable gas) yang tidak berubah fasa.untuk tetap menjaga efisiensi condenser NCG ini ditarik keluar dengan GRS(gas removal system) menuju cooling tower untuk dibuang ke atmosfir.
Salah satu komponen penting di GRS ini adalah Vacuum pump, di SEG-WW setiap GRS memiliki 3 train  A dan B menggunakan vacuum pump dan yang train C menggunakan steam ejector.
Berikut sharing mengenai overhaul Unit 2 GRS vacuum pump A dan B


 




Kegiatan dismantling ,pembongkaran suction pipe


Pembukaan baut suctiom



Setelah suction pipe diangkat , dilakukan capacity tes sebagai  patokan awal  sebelum dilakukan overhaul
hal yang sama dilakukan pula setelah overhaul , sehingga kita mendapatkan "as left" nya dan mengetahui perbaikan performance nya.


Kegiatan overhaul cleaning dan inspection Cones


Membuka front casing , rotor telah lebih dahulu di buka


Rotor pull out




pengukuran runout dan endplay setelah final assembly















Senin, 08 Oktober 2012

Tips melakukan komunikasi yang lebih efektif


















Tips  sederhana untuk melakukan komunikasi yang lebih efektif
Komunikasi efektif adalah Komunikasi yang mampu menghasilkan perubahan sikap (attitude change) pada orang yg terlibat dalam komunikasi
Tujuanya adalah memberi kemudahan dalam memahami pesan yang disampaikan antara  pemberi dan penerima sehingga bahasa lebih jelas, lengkap, pengiriman dan umpan balik seimbang dan melatih penggunaan bahasa nonverbal secara baik.
Hukum komunikasi
“REACH”
• Respect (sikap menghargai)
• Empathy (kemampuan mendengar)
• Audible (dpt didengarkan/dimengerti dengan baik)
• Clarity (jelas)
• Humble (rendah hati)

Komunikasi verbal  yang efektif
Jelas dan ringkas
Penggunaan contoh untuk membuat penjelasan
lebih mudah dipahami. Mengulang bagian yg
penting. Penerima pesan mengetahui “apa, siapa,
mengapa, kapan, dimana, bagaimana. Ringkas
dengan menggunakan kata2 yang
mengekspresikan ide secara sederhana.
Perbendaharaan kata (sampaikan pesan dengan istilah yg dimengerti klien).

Komunikasi nonverbal
Penampilan fisik (Hal Ini  dpt menimbulkan citra diri &
profesional yg positif).
Sikap tubuh dan cara berjalan (dapat mengetahui informasi yg bermanfaat dengan mengamati sikap tubuh dan langkah klien. Langkah dapat dipengaruhi oleh faktor fisik spt rasa sakit, obat dsb ).
Ekspresi wajah dan kontak mata.
Sentuhan (kasih sayang, dukungan emosional dan perhatian diberikan melalui sentuhan dan sesuai dg norma sosial).
Tobe continued

Jumat, 05 Oktober 2012

12 th SEG-Wayang Windu aniversary ++



Berbarengan dengan peringatan 17 agustus ( waaah telat banget yaa..) diadakan kegiatan memperingati comercial running di Wayang windu geothermal, kegiatan perlombaan "fun" seluruh karyawan dan contractor ini berlangsung tanggal 3 october yang baru lalu.


Kali ini yang bertanggung jawab untuk kegiatan adalah group FAD (field admin) dan SCM .


Yang paling seru kegiatan Ibu2 tarik tambang... bayangkan..!  Ternyata banyak ibu perkasa di wayang windu...... ;)


Kamis, 04 Oktober 2012

Sosialisasi Turn Around Unit II starenergy geothermal wayang windu october 2012



Salah satu risk yang dapat terjadi saat melakukan kegitatan besar seperti overhaul atau Turn Around,adalah komunikasi yang tidak terjalian dengan baik antar Stakeholder termasuk masyarakat sekitar perusahaan itu berada.
Untuk upaya mengeliminasi ini , pada tanggal 4 october 2012 di hotel Citere pangalengan diadakan sosialisasi pada Muspika , pemuka masyarakat,tokoh pemuda dan LSM yang terkait.

Hadir dari SEG WW ,Lukman Indrawan Idat , Aceng Solih dan Ismail hidayat yang memaparkan dengan  jelas kegiatan yang akan dilakuan pada 12 oktober 2012 mendatang tentang rencana TA unit 2 yang rencana nya akan dilakukan dalam 10 hari.


Masyarakat sangat antusias mengikuti sosialisasi,terbukti dengan hangat nya suasana kekeluargaan dalam acara  diskusi sebelum penutupan






Senin, 01 Oktober 2012

Sertifikasi profesi di Lingkungan Geothermal power plant

PLTP IP Darajat

Atas Undangan Himpunan Ahli Pembangkit Tenaga Listrik Indonesia (HAKIT) dari tanggal 25 sept sampai dengan 28 sept 2012, di IP kamojang dan IP Darajat,dilakukan sertifikasi profesi ketenagalistrikan. Dari level 1 sampai 3 untuk pengoperasian dan level 1 untuk perawatan.Dalam even ini saya diundang sebagai assesor pembanding dari SEGWW.(Starenergy Geothermal wayang windu ltd) berikut share mengenai even ini.








Background
Sesuai dengan kesepakatan GATT, AFTA dan APEC bahwa era
perdagangan bebas telah ditetapkan dan akan diberlakukan sebagai
berikut:
• AFTA mulai dilaksanakan pada tahun 2003
• APEC mulai dilaksanakan pada tahun 2020
Era globalisasi dalam lingkup perdagangan bebas antar negara,
membawa dampak ganda, di satu sisi era ini membuka kesempatan
kerjasama yang seluas-luasnya antar negara, namun disisi lain era
itu, membawa persaingan yang semakin tajam dan ketat. Oleh karena
itu, tantangan utama dimasa mendatang adalah meningkatkan daya
saing dan keunggulan kompetitif di semua sektor industri dan sektor
jasa dengan mengandalkan kemampuan sumber daya manusia
(SDM), teknologi dan manajemen.
Menyadari akan adanya tantangan sekaligus peluang dalam era
global tersebut, atas ajakan dari Departemen Energi dan Sumber
Daya Mineral, Depdiknas, Depnakertrans, KADIN Indonesia,
Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) bersama dengan para
asosiasinya bersepakat untuk secara bersama-sama merumuskan
kebijakan dan strategi dalam pengembangan sumber daya manusia
bidang ketenagalistrikan. Sebagai langkah awal telah dibentuk TIM
GABUNGAN SERTIFIKASI TEKNIK Ketenagalistrikan (SATK)*
yang terbagi atas Tim Perumus Standar Kompetensi, Tim Perumus
Pengujian & Sertifikasi, dan Tim Perumus Pengawasan dan Data
Informasi. Ketiga Tim tersebut memiliki tugas pokok dan fungsi
masing-masing, khusus untuk Tim Perumus Standar Kompetensi
tugas pokok dan fungsi utamanya adalah mengembangkan standar
kompetensi, pengembangan kurikulum, pengembangan dan
penyelenggaraan institusi pendidikan dan pelatihan ketenagalistrikan
di Indonesia.
Mengacu pada salah satu tugas pokok dan fungsi, Tim Perumus
Standar Kompetensi TKG-SATK* berupaya mengembangkan Standar

Kompetensi Bidang Keahlian Ketenagalistrikan yang diharapkan
menjadi standar kompetensi bagi profesi ketenagalistrikan di
Indonesia, namun mengingat keterbatasan referensi tentang standar
tersebut agar “Compatible” dengan standar yang berlaku di negara
lain, maka dilakukan pendekatan “Benchmarking, adopt dan adapt”.
Dalam proses pengembangan standar kompetensi dengan
pendekatan “Benchmarking, adopt dan adapt”, Tim Perumus Standar
menggunakan referensi standar-standar kompetensi yang selama ini
telah dipergunakan berbagai negara seperti Jerman, Australia,
Malaysia dan Amerika serta standar-standar yang selama ini dipakai
oleh dari beberapa perusahaan industri/jasa yang terkait dengan
ketenagalistrikan di Indonesia sebagai referensi subtansi utama.
 Para Asesor(kanan ke kiri) :Lokal asesor Pak Muhrom, Asesor Pembanding Lukman Indrawan Idat (SEG-WW) dan  Asesor Diklat Hakit Pak Ahmad, pada acara penutupan.
Objective
Standar Komptensi Bidang Keahlian Ketenagalistrikan diharapkan:
1. Untuk institusi pendidikan dan pelatihan
• Memberikan informasi untuk pengembangan program dan
kurikulum
• Sebagai acuan dalam penyelenggaraan pelatihan penilaian,
sertifikasi
2. Untuk dunia usaha/industri dan penggunaan tenaga kerja
• Membantu dalam rekrutmen
• Membantu penilaian unjuk kerja
• Dipakai untuk membuat uraian jabatan
• Untuk mengembangkan program pelatihan yang spesifik
berdasar kebutuhan dunia usaha/industri ketenagalistrikan
3. Untuk institusi penyelenggara pengujian dan sertifikasi
• Sebagai acuan dalam merumuskan paket-paket program
sertifikasi sesuai dengan kualifikasi dan levelnya.
• Sebagai acuan dalam penyelenggaraan pelatihan penilaian dan
sertifikasi

                                                             Para peserta sertifikasi
LEVEL UNIT KOMPETENSI
Level kompetensi adalah pengelompokan unit-unit kompetensi
berdasarkan pada tingkat kesukaran atau kompleksitas serta tingkat
persyaratan yang harus dipenuhinya. Diskripsi level unit kompetensi
sebagai berikut:


Level 1
Pada level ini seseorang dituntut mampu melaksanakan
tugas/pekerjaan yang bersifat rutin berdasar pada pemahaman
prosedur/instruksi kerja dibawah pengawasan atasan langsung.

Level 2
Pada level ini seseorang dituntut mampu melaksanakan
tugas/pekerjaan yang bersifat rutin berdasar pada penerapan
prosedur/instruksi dan melaksanakan tugas dan pekerjaan yang
menuntut adanya :
• Kemampuan penanggulangan masalah.
• Kemampuan mengajukan gagasan kepada atasan.

Level 3
Pada level ini seseorang dituntut mampu melaksanakan
tugas/pekerjaan yang bersifat rutin berdasar pada prosedur/instruksi
dan melaksanakan tugas dan pekerjaan yang menuntut adanya:
• Kemampuan analisa masalah.
• Kemampuan pemecahan masalah
• Kemampuan mengajukan gagasan kepada atasan.
• Kemampuan koordinasi dan supervisi kepada bawahannya

 
GM UBP Kamojang  Bapak. M. Hanafi Nur Rifai (kanan) ,pada saat acara penutupan.


Berfoto bersama usai penutupan di depan Cooling tower unit 1 kamojang
Sember :
http://www.djlpe.esdm.go.id/


Starenergy Geothermal Wayang Windu Outing 2012


20 sampai 23 sept '12 kemarin keluarga besar SEGWW melakukan outing ( sebenarnya lebih ke team building bertujuan mempererat kekompakan  intern..... ;)



Membawa sesajen untuk salahsatu upacara adat di bali
tradisi yang terjaga....:)

Shoootttt..!  (lukman Idat)


Beberapa games kelompok disiapkan .. biar bikin seru..


Presentasi setelah membangun istana pasir..... (salah satu games)

Menunggu sunset di jimbaran,sekalian ada acara makan malam dan pembagian lucky draw..
bersama Pak Yoyo dan Pak Rully Subakat

lepas dari kegiatan dan suasana keseharian....(lukman Idat)

Gamelan bali

Jimbaran Sunset

keep smiling..karena itu merupakan ibadah.. (lukman idat)


berfoto dengan latar belakang tanah lot..(lukman Idat)


Senin, 03 September 2012

Belajar fotografi



Ternyata fotografi memang mengasikan .. belajar sabar dan pandai menceritakan momen dalam bentuk gambar

Setelah mencari beberapa referensi dan membandingkan beberapa product DSLR untuk pemula  , termasuk juga "hoby" saya yang selalu ingin praktis, pilihan jatuh pada olympus E420 (menurut referensi ,ini merupakan DSLR terkecil yang ada), ringkas kecil dibanding kompetitor nya , tapi cukup lumayan fitur nya. Walaupun belakangan saya baru nyadar kalau peralatan foto product nya olympus ternyata cukup mahal.dibandingkan Canon atau nikon yang setara. beberapa lensa sudah saya beli, filters ,hood ,tripod ,lens adapter  termasuk lensa fix yang ternyata lumayan bagus hasil nya ( belum di post di sini) kedepan akan saya sharing..

Ternyata lumayan juga pengeluaran non ruotine  bulan ini .. ;)

Sebagai permulaan saya cari referensi buku (selain maual book nya sendiri),beberapa buku cukup menarik sudah saya baca.. kesimpulan nya  fotografi adalah art, butuh citarasa seni yang tinggi termasuk rajin berlatih... :)

berikut hasil awal latihan... masih banyak peluang perbaikan, semoga  dengan banyak latihan dan waktu dapat mengasahnya..(belum pake photosop - masih rare )


coba-coba 1

coba-coba 2


coba-coba 3